Peneliti dari Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) menyampaikan bahwa integrasi antara wisata dan agribisnis kopi dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan pendapatan petani kopi di daerah penghasil kopi Sulawesi Selatan.

Melalui pendekatan agrowisata, petani tidak hanya mendapatkan penghasilan dari penjualan biji kopi, tetapi juga dari layanan wisata seperti eduwisata kebun kopi, pengalaman pengolahan kopi, dan kuliner berbahan kopi. Model ini telah diujicobakan di beberapa lokasi dan menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan kesejahteraan petani.

Hasil penelitian ini dipresentasikan dalam forum ilmiah dan telah dipublikasikan untuk menjadi referensi bagi pengambil kebijakan dan pelaku usaha kopi dalam mengembangkan model bisnis yang lebih berkelanjutan dan menguntungkan bagi seluruh rantai nilai kopi.